PR NTT – Bagi mahasiswa Arsitektur dan Teknik Sipil, laptop bukanlah sekadar alat ketik, melainkan workstation mini.
Hampir semua proyek memerlukan kemampuan komputasi yang kuat agar dapat menjalankan perangkat lunak seperti AutoCAD, SketchUp, Revit, Rhino, serta engine rendering seperti Lumion atau V-Ray.
Sayangnya, semakin banyak laptop kelas menengah yang mampu menghadapi tugas berat ini.
Berikut ini adalah tujuh rekomendasi laptop terbaik yang pantas masuk daftar keinginan mahasiswa teknik pada tahun 2025:
1. Axioo Pongo 725 – Kinerja Cepat dengan Harga Terjangkau
Axioo Pongo 725 merupakan paket lengkap yang dilengkapi dengan prosesor yang membutuhkan daya tinggi dan siap bekerja keras. Kombinasi antara CPU dan GPU-nya cocok untuk rendering cepat serta simulasi struktur.
- Harga: Kira-kira Rp 9,8 juta
- Pengolah: Intel Core i7-12650H (10 inti, 16 thread)
- Grafis: Nvidia GeForce RTX 2050 (Dukungan CUDA)
- Memori: RAM 16 GB Dual-Channel (Dapat ditingkatkan hingga 64 GB), SSD Gen 4 512 GB
- Kelebihan: Garansi 3 tahun serta layar 15,6 inci Full HD dengan kecepatan 144 Hz yang nyaman.
2. Lenovo LOQ Essential – Keseimbangan antara Kinerja dan Suhu
Lenovo LOQ Essential terkenal dengan kemampuan pendinginan yang baik, sehingga mencegah penurunan kinerja saat melakukan rendering dalam waktu lama. GPU RTX 3050 6GB-nya cukup handal untuk penggunaan visualisasi sat-set (sat-set = cepat).
- Harga: Sekitar 11 juta rupiah
- Prosesor: Intel Core i5-12450HX
- Grafis: RTX 3050 6 GB (95W, mendukung DLSS)
- Layar: 15,6 inci dengan kecepatan 144 Hz (100% sRGB—penting untuk akurasi warna).
- Kelebihan: Pilihan paling logis untuk alur kerja AutoCAD + SketchUp yang memerlukan akurasi warna.
3. HP Victus 15 Ryzen 5 – Memasuki Masa RTX 4000
HP Victus 15 menjadi pilihan yang tepat untuk mahasiswa yang mulai serius dalam membuat visualisasi realistis menggunakan perangkat lunak seperti Lumion atau Blender. Clock CPU yang tinggi mempercepat proses perhitungan di AutoCAD.
- CPU: Ryzen 5 8645HS (Dapat meningkatkan kecepatan hingga 5 GHz)
- Grafis: RTX 4050
- Layar: IPS 144 Hz
- Kelebihan: Daya tahan baterai yang cukup baik (5-6 jam) dalam kelasnya, serta kinerja generasi RTX 4000 untuk pengolahan Ray Tracing.
4. MSI Thin 15 B13VE – Ringan Tanpa Mengorbankan Kualitas
Bagi mahasiswa yang sering berpindah lokasi dan membutuhkan alat yang praktis, MSI Thin 15 menjadi solusinya. Perangkat ini menggabungkan bobot yang cukup ringan dengan kinerja yang ditawarkan oleh RTX 4050.
- Prosesor: Intel Core i7-13620H
- Grafis: RTX 4050
- Memori: RAM 16 GB (Dapat ditingkatkan hingga 64 GB)
- Kelebihan: Kemampuan meningkatkan RAM yang sangat fleksibel, sangat cocok bagi pemula profesional.
5. Acer Nitro V 16 Ryzen 7 – Pilihan Terbaik untuk Desain Arsitektur
Acer Nitro V 16 sangat disarankan untuk mahasiswa yang berfokus pada rendering realistis. Gabungan CPU dengan kecepatan tinggi dan layar yang akurat memastikan proyek Anda terlihat sempurna.
- Prosesor: Ryzen 7 8845HS (kecepatan meningkat hingga 5,1 GHz)
- Grafis: RTX 4050 6 GB
- Layar: WUXGA 165 Hz (100% sRGB)
- Keunggulan: Kinerja viewport sangat lancar saat digunakan untuk perangkat lunak berat seperti Twinmotion atau Enscape.
6. ASUS TUF A15 FA507NCG – Komputer Laptop yang Kuat dan Awet
ASUS TUF A15 terkenal dengan kualitas konstruksinya yang kuat (memenuhi standar militer). Hal ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang sering membawa laptop ke lokasi survei atau proyek konstruksi.
- Prosesor: Ryzen 7 7440HS
- Grafis: RTX 3050 4 GB (Peningkatan Dinamis 75W)
- Memori: RAM 8 GB (Dapat ditingkatkan hingga 64 GB)
- Keunggulan: Ketangguhan bodi yang baik dan Adaptive Sync untuk tampilan desain yang akurat.
7. ASUS Gaming V16 V3607VU – Layar Paling Lebar untuk Kualitas Gambar Terbaik
Jika ruang layar menjadi prioritas utama, ASUS Gaming V16 menyediakan layar 16 inci WUXGA yang membuat aktivitas menggambar dan melihat peta skala besar terasa lebih nyaman.
- Prosesor: Intel Core i7-12700H
- Grafis: RTX 4050 6 GB
- Layar: 16 inci WUXGA
- Kelebihan: Ruang kerja yang besar, cocok untuk memproses berkas struktur dan perhitungan yang rumit.
***

